agrafia apraksik
apraxic agraphia
Ringkasan Singkat
Ketidakmampuan untuk menulis yang disebabkan oleh gangguan dalam merencanakan gerakan motorik halus yang diperlukan untuk membentuk huruf.
Agrafia apraksik adalah bentuk gangguan menulis di mana individu kehilangan kemampuan untuk membentuk huruf dan kata-kata meskipun kekuatan tangan dan koordinasi dasarnya masih baik. Masalah utama terletak pada hilangnya program motorik yang tersimpan di otak untuk menulis, sehingga penderita mungkin bisa mengeja kata secara lisan tetapi tidak mampu menuliskan bentuk fisiknya di atas kertas. Kondisi ini sering kali berkaitan dengan lesi pada lobus parietal dominan, yang bertanggung jawab atas integrasi spasial dan perencanaan motorik halus.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Roeltgen, D. P. (1993). Agraphia. Clinical Neuropsychology.
- APA Dictionary of Psychology.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.